"contoh proposal usaha"


PROPOSAL USAHA
PENGADAAN FURNITURE


OLEH:
CV. FAIR FURNITURE
FAUZAN
M. NAFI

JUNI 2012









BAB I PENDAHULUAN
A.      Judul Kegiatan             : USAHA PENGADAAN FURNITURE
B.      Status Usaha               : Usaha yang kami jalankan adalah usaha pengembangan furniture
C.      Rasional Kegiatan       : Usaha Pengadaan Furniture merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang furniture, pengadaan furniture rumah tangga, perkantoran, dan toko. Keperluan furniture seperti kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, dll. Bahan produksi yang kami pakai adalah multriplek, bukan partikel atau MDF. Multriplek adalah bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya dan banyak tersadia di toko bangunan dan toko-toko kayu.
D.     Tujuan Kegiatan          :
Tujuan dari usaha pengadaan furniture ini adalah:
a.      Pengadaan furniture perkantoran, rumah tangga, lembaga instansi masyarakat.
b.      Mempermudahkan masyarakat dalam memilih desaign funitur sesuai dengan keinginan masyarakat.

BAB II METODOLOGI PELAKSANAAN
A.      Produk
Produk furniture yang kami hasilkan adalah: kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, back drop, tempat tidur, dll. Kebutuhan furniture berdasarkan pada karakteristik kualitas dan kuantitas produk yang kami tawarkan, sesuai dengan desaign yang diinginkan oleh konsumen dan kami juga bisa mengfasilitasi konsumen dalam mendesaign furniture yang dibutuhkan.
B.      Bahan baku
Bahan baku produksi yang kami pakai adalah multriplek, bukan partikel atau MDF. Multriplek adalah bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya dan banyak tersadia di toko bangunan dan toko-toko kayu.
C.      Proses produksi: Proses dari produksi furniture adalah sebagai berikut:
a.      ACC desain gambar yang diinginkan konsumen.
b.      Mengkalkulasi bahan yang akan digunakan, antara lain: multriplek, HPL, engsel, rel laci, paku, lem, sekrup.
c.       Menguraikan gambar / desaign agar bahan yang digunakan efektif.
d.      Memotong triplek sesuai dengan ukuran pada gambar.
e.      Lapisi triplek dengan HPL.
f.        Rangkai potongan triplek yang sudah dilapisi HPL menjadi sebuah bentuk sesuai dengan gambar.
g.      Seting ulang rangkaian tersebut sesuai dengan gambar.
D.     Pemasaran:
Segmen pasar yang dibidik adalah perkantoran, pertokoan, kontraktor, perumahan, dan lembaga intansi masyarat. Setrategi pemasaran yang dilakukan adalah dengan cara online dan offline.

E.      Tempat produksi:
Dilakukan di gudang Jl. Jemur ngawinan 1 no. 64. Tempat ini cukup strategis karena dekat dengan jalan Ahmad yani dan jalan Jemur sari, sehingga mudah diakses oleh kendaraan untuk pengiriman maupun pelanggan yang membawa kendaraan besar. Luas produksi 80 meter persegi yang kami rincikan sebagai berikut: 40 meter persegi untuk tempat bahan baku dan proses produksi, dan 40 meter persegi untuk finising / perakitan barang yang siap kirim.

BAB III TARGET LUARAN
A.      Target produksi
Produk yang dihasilkan seperti hal diatas, antara lain: kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, back drop, tempat tidur, dll. Bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya.
B.      Target konsumen:
Konsumen yang ditargetkan adalah  perkantoran, pertokoan, kontraktor, perumahan, dan lembaga intansi masyarat.
C.      Target pendapatan
Target yang ingin kami peroleh adalah Rp. 10.000.000,00

BAB IV RENCANA BIAYA
A.      Rencana biaya usaha
Rencana biaya usaha yang kami lakukan adalah sebagai berikut    
1.      Multiplek                                                                           : Rp.       7.000.000,00
2.      HPL                                                                                    : Rp.       3.000.000,00
3.      Lem                                                                                   : Rp.       1.000.000,00
4.      Paku + sekrup                                                                    : Rp.          100.000,00
5.      Biaya tenaga kerja                                                                        : Rp.       6.000.000,00
6.      Biaya transportasi                                                             : Rp.          500.000,00
Jumlah Biaya Operasional                                                            : Rp.     17.600.000,00
B.      Rancangan pengembangan dan investasi

No
Uraian
Bulan
1
Hasil penjualan
Rp.                  27.600.000,00
2
Biaya operasional
Rp.                  17.600.000,00
3
Keuntungan
Rp.                  10.000.000,00





BAB V JADWAL PELAKSANAAN
            Jadwal pelaksanaan usaha dan tahap kebutuhan anggaran disusun sebagai berikut
No
Uraian kegiatan
Bulan pelaksanaan
Juli
Agustus
1
Pembelian bahan baku
Rp. 11.100.000,00

2
Proses produksi dan finishing
Rp. 16.000.000,00

3
Pengiriman

Rp.      500.000,00



BAB VI ORGANISASI PELAKSANA
A.      Personil
Personil pelaksana kegiatan usaha kita susun sebagai berikut:
No
Nama
Pendidikan
Deskripsi tugas
1
Fauzan
C S1 Ekonomi Syariah
Manager
2
M. Nafi
C S1 Ekonomi Syariah
Pemasaran dan Produksi
3
M.Mutohar
C S1 Ekonomi Syariah
Produksi
4
Ari Catur
S1 Arsitek
Arsitek



BAB VII POTENSI KHUSUS
A.      Potensi komersial
Produk furniture ini: diproduksi oleh home industry FAIR FURNITURE yang sudah berkembang sejak 2007 dengan peluang pasar yang lebih menginginkan produk-produk furniture minimalis.
B.      Peluang Patent dan Haki
C.      Peluang legalitas







BAB VII LAMPIRAN
A.      Denah lokasi usaha

B.      Foto-foto produk  

C.      Foto-foto kegiatan  
    
 PROPOSAL USAHA
PENGADAAN FURNITURE


OLEH:
CV. FAIR FURNITURE
FAUZAN
M. NAFI

JUNI 2012









BAB I PENDAHULUAN
A.      Judul Kegiatan             : USAHA PENGADAAN FURNITURE
B.      Status Usaha               : Usaha yang kami jalankan adalah usaha pengembangan furniture
C.      Rasional Kegiatan       : Usaha Pengadaan Furniture merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang furniture, pengadaan furniture rumah tangga, perkantoran, dan toko. Keperluan furniture seperti kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, dll. Bahan produksi yang kami pakai adalah multriplek, bukan partikel atau MDF. Multriplek adalah bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya dan banyak tersadia di toko bangunan dan toko-toko kayu.
D.     Tujuan Kegiatan          :
Tujuan dari usaha pengadaan furniture ini adalah:
a.      Pengadaan furniture perkantoran, rumah tangga, lembaga instansi masyarakat.
b.      Mempermudahkan masyarakat dalam memilih desaign funitur sesuai dengan keinginan masyarakat.

BAB II METODOLOGI PELAKSANAAN
A.      Produk
Produk furniture yang kami hasilkan adalah: kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, back drop, tempat tidur, dll. Kebutuhan furniture berdasarkan pada karakteristik kualitas dan kuantitas produk yang kami tawarkan, sesuai dengan desaign yang diinginkan oleh konsumen dan kami juga bisa mengfasilitasi konsumen dalam mendesaign furniture yang dibutuhkan.
B.      Bahan baku
Bahan baku produksi yang kami pakai adalah multriplek, bukan partikel atau MDF. Multriplek adalah bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya dan banyak tersadia di toko bangunan dan toko-toko kayu.
C.      Proses produksi: Proses dari produksi furniture adalah sebagai berikut:
a.      ACC desain gambar yang diinginkan konsumen.
b.      Mengkalkulasi bahan yang akan digunakan, antara lain: multriplek, HPL, engsel, rel laci, paku, lem, sekrup.
c.       Menguraikan gambar / desaign agar bahan yang digunakan efektif.
d.      Memotong triplek sesuai dengan ukuran pada gambar.
e.      Lapisi triplek dengan HPL.
f.        Rangkai potongan triplek yang sudah dilapisi HPL menjadi sebuah bentuk sesuai dengan gambar.
g.      Seting ulang rangkaian tersebut sesuai dengan gambar.
D.     Pemasaran:
Segmen pasar yang dibidik adalah perkantoran, pertokoan, kontraktor, perumahan, dan lembaga intansi masyarat. Setrategi pemasaran yang dilakukan adalah dengan cara online dan offline.

E.      Tempat produksi:
Dilakukan di gudang Jl. Jemur ngawinan 1 no. 64. Tempat ini cukup strategis karena dekat dengan jalan Ahmad yani dan jalan Jemur sari, sehingga mudah diakses oleh kendaraan untuk pengiriman maupun pelanggan yang membawa kendaraan besar. Luas produksi 80 meter persegi yang kami rincikan sebagai berikut: 40 meter persegi untuk tempat bahan baku dan proses produksi, dan 40 meter persegi untuk finising / perakitan barang yang siap kirim.

BAB III TARGET LUARAN
A.      Target produksi
Produk yang dihasilkan seperti hal diatas, antara lain: kitchen set, lemari pakaian, credenza, meja, back drop, tempat tidur, dll. Bahan baku yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah dalam proses produksinya.
B.      Target konsumen:
Konsumen yang ditargetkan adalah  perkantoran, pertokoan, kontraktor, perumahan, dan lembaga intansi masyarat.
C.      Target pendapatan
Target yang ingin kami peroleh adalah Rp. 10.000.000,00

BAB IV RENCANA BIAYA
A.      Rencana biaya usaha
Rencana biaya usaha yang kami lakukan adalah sebagai berikut    
1.      Multiplek                                                                           : Rp.       7.000.000,00
2.      HPL                                                                                    : Rp.       3.000.000,00
3.      Lem                                                                                   : Rp.       1.000.000,00
4.      Paku + sekrup                                                                    : Rp.          100.000,00
5.      Biaya tenaga kerja                                                                        : Rp.       6.000.000,00
6.      Biaya transportasi                                                             : Rp.          500.000,00
Jumlah Biaya Operasional                                                            : Rp.     17.600.000,00
B.      Rancangan pengembangan dan investasi

No
Uraian
Bulan
1
Hasil penjualan
Rp.                  27.600.000,00
2
Biaya operasional
Rp.                  17.600.000,00
3
Keuntungan
Rp.                  10.000.000,00





BAB V JADWAL PELAKSANAAN
            Jadwal pelaksanaan usaha dan tahap kebutuhan anggaran disusun sebagai berikut
No
Uraian kegiatan
Bulan pelaksanaan
Juli
Agustus
1
Pembelian bahan baku
Rp. 11.100.000,00

2
Proses produksi dan finishing
Rp. 16.000.000,00

3
Pengiriman

Rp.      500.000,00



BAB VI ORGANISASI PELAKSANA
A.      Personil
Personil pelaksana kegiatan usaha kita susun sebagai berikut:
No
Nama
Pendidikan
Deskripsi tugas
1
Fauzan
C S1 Ekonomi Syariah
Manager
2
M. Nafi
C S1 Ekonomi Syariah
Pemasaran dan Produksi
3
M.Mutohar
C S1 Ekonomi Syariah
Produksi
4
Ari Catur
S1 Arsitek
Arsitek



BAB VII POTENSI KHUSUS
A.      Potensi komersial
Produk furniture ini: diproduksi oleh home industry FAIR FURNITURE yang sudah berkembang sejak 2007 dengan peluang pasar yang lebih menginginkan produk-produk furniture minimalis.
B.      Peluang Patent dan Haki
C.      Peluang legalitas







BAB VII LAMPIRAN
A.      Denah lokasi usaha

B.      Foto-foto produk  

C.      Foto-foto kegiatan  
    

Title: "contoh proposal usaha"; Post By: Mohammad Nafi; Rating Blog: 5 from 5

No comments: