PERUBAHAN INTERAKSI, HUBUNNGAN DAN KERJASAMA SETELAH TERJADINYA KONFLIK ANTARA L.A MANIA DAN BONEK
Diajukan sebagai Tugas perubahan sosial
Nama :
Asroful zainudin asari
B05210008
FAKULTAS DAKWAH JURUSAN SOSIOLOGI
IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
2012
IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
2012
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi tuhan yang maha esa, atas rahmat dan pertolonganya sehingahh penulis mampu menyelesaikan makalah. Penulis berkeinginan menjelaskan secara terperinci dan jelas bagaimana interaksi dan fenomene yang terjadi saat ini. Fenomena sosial saat ini adalah kericuaan antar supoter sepak bola “SUPORTER PERSELA DAN PERSEBAYA”
Ucapan terima kasih kepadas cemua pihak yang mendukung serta memberikan sumbangan sehingga makalah ini bisa selesai. Tentang analisis lapangan adalah melihat secara signifikan kenapa kericuan itu bisa terjadi. Dan apakah daa solusi yang mampu menyelesaikan serta menjadi mediasi kedua pihak . sebagai warga yang baik tentu mampu memilah dan menyelesaikan konflik dalam negeri , dengan cara apapun dan bagaimana mesinya.
Dengan demikian kritik dan saran kami tunggu demi kesempurnaan makalah selanjutnya. Atas partisipasi semua pihak kami mengucapkan banyak terima kasih dan apabilah ada kesalahan biperbaiki kemudian hari.
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB 1 PENDAHULUAN 4
a. Kata pengantar 4
b. Rumusan masalah 5
c. Kerangka teori 5
BAB 2 PEMBAHASAN 6
Analisis teori 6
BAB 3 PENUTUP 7
Kesimpulan 7
DAFTAR PUSTAKA 8
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sikap etnosentrime dan fanatik terhadap suatu kelompok membawa individu dan masyarakat menjadikan kelompoknya adalah beranggapan yang paling hebat serta kuat. Sikap demikian menjalankan akal pikiranya menjadi idiealisme. LA mania yang akrab suparter persela dan BONEK suporter persebaya. Masyarakat suporter sepak bola selalu membela timnya saat pertandingan.
Kegemaran olahraga separti ini mempunnyai dampak entah dampak baik maupn dampak buruk, seperti sikap ingin menang sendiri adalah hal yang sering ditemui dan sering terjadi.
Sikap seperti ini menurut teori sosiologi adalah etnosentrime dan menurut pandangan terhadap lapangan banyak terjadi konflik yang disebabkan pembelaan terhadap kelompoknya masing-masing. Akibatnya pertumpahan darah dan permusuhan yang berlarut –larut antar kubuh suporter. Fenomena seperti ini mengakibatkan perubahan sosial sikap dingin terhadap suatu kelompok kepada kelompok lain.
Perubahan sosial yang disebabkan etnosentrisme seperti itu akan menimbulkan kesenjangan, mempersempit jarak interaksi dan hubungan sosial antar suporter, komunikasi sosial dan kerja sama .
Namun tidak semua etnosentrisme menimbulkan konflik tapi mempunyai nilai guna yang sangat luar biasa terhadap perkembabgan suatu kelompok. Suatu kelompok mampu hidup dan berkembang karena alasan agar serta jangan sampai kelompok lain memliki juga mempengaruhi dan menguasai kelompoknya. Nilai ini sangatlah penting bagi suatu kelompok dan harus dilestarikan.
B. Rumusan masalah
Hubungan sosial, interaksi sosial, dan komunikasi sosial yang terjadi setelah etnosentrisme yang berlebihan antar kedua suporter
C. Kerangka teori
Fenomena sosial kericuan antara suporter LA mania dan BONEK , menurut pandangan sosiologi adalah menganut teori konflik
BAB 3 PENBAHASAN
Analisis teori
Menurut pandangan sosiologi teori konflik , pertikaian yang terjadi antar suporter adalah karena adanya goncangan budaya.dimana kedua pihak mengalami perbedaanyang tidak sesuai dengan nilai masing –masing.pandangan seperti itu melakukan perjalanan yang mengiringi serta temendoktrin akal dan pikiran individu.individu dihipnotis dengan doktrin-doktrin etnosentrisme yang membuatr siatu kelompok mengalami kekejaman dan anarki terrhadap kelompik lain.
Ini jelas didasarkan adanya ketidak sesuaian dengan tujuan awal , konflik akan datang seiring perjalanan suporter- suporter. Konflik yang didasarkan atas fanatik dan sikap etnosentrisme akan mempengaruhi perubahan –perubahan sosial yang terjadi diantara masyarakat. Baik perubahan dari dalam kelompok maupun diluar kelompok.
Interaksi sosial akn dipersempit antara jarak keduanya,sikap saling musuhan dan egoisme akan menutup jarak interaksi sosial mereka.komunikasi sosial juga tidak menutup kemungkinan juga terhambat begitupun kerja sama akan mengalami perubahan . perubahan-perubahan sosial tersebut secara tidak langsung akan baik secara cepat maupun lambat akan terjadi.perubahan seperti itu akan mempengaruhi sistem dan norma ysng berlaku dalam suatu kelompok atau masyarakat baik luas maupun kecil. Dan adanya sikap kewaspadaan terhadap kelompok lain.
Namun tidak selamanya konflik akan berbuah perpecahan akan tetapi konflik yang datang dari luar akan menjadikan kelompok tesebut mengalami semangat barudan sikap ingin mempertahankan kelompok dengan sekuat tenaga, memperbaruhi dan menamkan sikap nasionalisme terhadap kelompoknya. Dan sikap tersebut akan mempengaruhi perubahan –perubahan sosial.
BAB 3 PENUTUP
Kesimpulan
Ketidak sesuaian dengan tujuan adalah pemicu terjadinya konflik, perbedaan perbedaan komitmen kerena benturan-benturan yang mengakibatkan goncanagan baik dalam kelompok mauppun luar kelompok. Maka peristiwa seperti itulah yang mengakibatkan perubahan sosial, baik berupa interaksi sosial, hubungan sosial, dan komunikasi sosial.
DAFTAR PUSTAKA
Adam Ibrahim indrawijaya,prilaku dan budaya organisasi,aditama, cetakan 1,Bandung, 2010.
George Ritzer,sosiologi ilmu pengetahuan berparadigma ganda, PT GRAFIBDO PERSADA , cetakan ke-9, Jakarta, 2011.
No comments:
Post a Comment